Tak Terduga Trump Di Venezuela, Gak Nyana Kuba Rusia RRC jaga Sabuk Orinoco Endinge Damai BBM Aman
Jan 5, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration16:30
Video IDzSmLWFfkdAM
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views61.5K
Likes996
Comments304
Engagement Rate2.12%
Likes per 100 views1.62
Comments per 1K views4.95
Video Tags
#reaksi presiden soal aksi presiden trump ke venezuela#perekonomian dunia#hegemoni minyak#alasan presiden as soal minyak venezuela 2026#fakta tak terduga kenapa trump invasi venezuela 2026#cadang minyak terbesar#tak terduga trump di venezuela#gak nyana kuba rusia rrc jaga sabuk orinoco endinge damai bbm aman#inti channel 2026#intinews#inti channel terbaru 2025#presiden venezuela baru#minyak sabuk orinoco#reaksi presiden rrc ke vemezuela#efek maduro trump#bbm ri#impor
Description
Dibalik rapinya aksi Pengambilan Presiden Venezuela yang terindikasi juga soal minyak ada yang tak terduga Presiden Trump di Venezuela yaitu ia gak menyana jika ada kekuatan kuba Rusia RRC dll yang menjaga sabuk Orinoco yang membuat endinge damai sehingga pasokan BBM Dunia aman bahkan Presiden Donald Trump berubah arah lebih condong mengajak Wapres Delcy Rodriguez bekerja sama yang awalnya wakil Presiden tersebut juga termasuk yang di kejar karenanya Bu Delcy dikabarkan sembunyi di bungker.. Sabuk Orinoco terutama ladang minyak Di Daerah Monagas sangat di inginkan AS karena menghasilkan minyak mentah yang sangat banyak yang rupanya Presiden China Xi Jinping melalui Perusahaan CNPC Sudah berinvestasi dahulu ke Orinoco Belt dalam jumlah sangat fantastis mencapai 60Milyar Dolar ..disatu sisi Keraguan terlihat dari sikap Presiden AS yang menyatakan akan mengelola minyak venezuela tapi juga menolak saat di sodorkan nama Maria Merchado pemenang pemilu rival dari Presiden Maduro & Wapres Delcy Rodriguez, analisisnya Trump akhirnya melunak dan memilih berkerjasama di masa transisi dengan Wapres Delcy yang kini ditetapkan Mahkamah Agung Venezuela jadi Presiden Ad Interim,
faksi lainnya yang bersikap profesional yang dipimpin Menhan Venezuela di Caracas menyatakan seirama dengan Presiden baru mereka yaitu Wapres Delcy ..hal ini bisa terjadi karena Kalkulasi yang dilakukan AS sedikit meleset tapi menjadi penentu dimana negara sahabat Venezuela seperti Rusia Kuba Dan China ternyata tak mengeluarkan kekuatan besar namun mengirim intelijen pilihan mereka untuk fokus menjaga pemimpin Venezuela & Sabuk Orinoko tempat cadangan minyak mentah terbesar di Dunia,
Sehingga apa yang terjadi sejatinya Tak Terduga Trump Di Venezuela, Gak Nyana Kuba Rusia RRC jaga Sabuk Orinoco Endinge Damai BBM Aman meskipun target mengambil Presiden Nicolas Maduro berhasil dengan baik tapi tujuan utamanya tak tercapai dengan mulus akibat banyaknya faksi di Caracas termasuk faksi Oposisi dll dengan situasi itu kemungkinan besar semua akan diselesaikan di meja perundingan diplomasi ekonomi karena Presiden Truml juga kuatir Tiongkok akan memberi sangsi lagi berupa
Pembatasan ekspor Rare Earth atau logam tanah jarang (LTJ) Yang sangat dibutuhkan AS