Tribun Solo Official

Tribun Solo Official

ID
@tribunsolo
People & Blogs
38.5K
Video Count
178.1M
Video View
387.0K
Subscriber
#3,786
Indonesia Rank
#85,967
Global Rank
Tribun Solo Official YouTube channel subscribers:387,000- Seelive statisticsand growth insights below.

Tribun Solo Official YouTube Statistics & Analytics

Subscribers
387.0K
Total Views
178.1M
Videos
38.5K
Activity
Unknown

Tribun Solo Official Content Analysis

Content Type Distribution

Long videosLong
58%
657 videos
ShortsShorts
42%
480 videos

⚖️ This channel maintains a balanced mix of Shorts and Long videos for diverse audience engagement.

Content Categories

Primary CategoryNews & Politics
99%
News & Politics
1127(99%)
Entertainment
9(1%)
People & Blogs
1(0%)

🎯 Primary focus: News & Politics with 1127 videos (99% of categorized content).

Latest Video

Long video
🔴LIVE : Pengangguran di Solo Tembus 13 Ribu, Job Fair Jadi Magnet, Difabel Ikut Cari Kesempatan
51:56
New

🔴LIVE : Pengangguran di Solo Tembus 13 Ribu, Job Fair Jadi Magnet, Difabel Ikut Cari Kesempatan

128
Views
2
Likes
1 day ago
Published

TRIBUNSOLO.COM - Sebanyak 13,59 ribu pengangguran masih tersebar di Kota Solo. Kondisi tersebut membuat berbagai program penyerapan tenaga kerja, termasuk job fair, menjadi magnet bagi para pencari kerja yang berharap segera mendapatkan pekerjaan dan penghasilan tetap. Pemerintah Kota Solo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus berupaya menekan angka pengangguran dengan mempertemukan pencari kerja dan perusahaan melalui bursa kerja, pelatihan berbasis kompetensi hingga program penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kota Solo, Windi Satriawan, mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah banyaknya pencari kerja, terutama lulusan SMA, yang belum memiliki gambaran jelas mengenai bidang pekerjaan yang ingin ditekuni. “Kondisi eksisting yang kita hadapi dengan pencari kerja rata-rata belum memahami job fair ini company profile masing-masing perusahaan mereka mau kemana. Sehingga dari teman-teman perusahaan mengedukasi pencari kerja tersebut. Terutama lulusan SMA masih bingung. Ini baru cari informasi,” ungkapnya, Kamis (25/6). Menurut Windi, setiap tahun Kota Solo terus menghasilkan penduduk usia kerja baru. Jika tidak diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja yang memadai, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi. “Tiap tahun memproduksi pengangguran mereka belum menentukan pilihan mau kuliah atau bekerja. Jangan sampai bonus demografi menjadi bencana demografi. Supaya nanti tingkat ketergantungan generasi muda berkurang sehingga tidak bergantung ke orang tuanya,” terangnya. Data Agustus 2025 menunjukkan jumlah Penduduk Usia Kerja (PUK) di Kota Solo mencapai 426,69 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 301,59 ribu masuk kategori angkatan kerja, terdiri atas 288,01 ribu penduduk bekerja dan 13,59 ribu pengangguran. Untuk mengurangi angka tersebut, Disnaker rutin menggelar job fair dan pelatihan kerja. Setiap penyelenggaraan job fair, sekitar 30 persen peserta berhasil terserap ke dunia kerja. “Di job fair tujuannya mempertemukan antara pemberi kerja dan pencari kerja. Harapannya banyak terserap di situ. Selain itu kita juga melakukan pelatihan berbasis kompetensi ke arah penempatan kerja tidak hanya dalam negeri tapi juga luar negeri,” jelasnya. Selain pelatihan kompetensi, pemerintah juga membuka pelatihan kewirausahaan serta program pelatihan bahasa Jepang bagi calon tenaga kerja yang akan ditempatkan di luar negeri. “Selain pelatihan berbasis kompetensi, ada juga pelatihan kewirausahaan. Pastinya dia juga menggandeng pekerja lebih banyak. Kalau program yang sudah dijalankan untuk yang pelatihan luar negeri 40 yang kita latih belum selesai. Penguasaan bahasa ke N4 kemarin baru N5. Porsi APBD juga terbatas,” jelasnya. Windi juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya bergantung pada peluang kerja di sektor pemerintahan yang jumlah formasinya terbatas. “Memang harapan bekerja di sektor pemerintah masih tinggi. Namun ada keterbatasan formasi kebijakan moratorium,” tuturnya. Career Expo yang digelar di Balai Kota Solo juga menjadi harapan baru bagi para pencari kerja difabel. Posisi customer service menjadi buruan para pencari kerja difabel. Sutrisno Ciptadi (35), salah satunya. Mantan customer service yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) itu berharap bisa kembali bekerja di bidang yang sama. “Paling ya sesuai pengalaman sebagai Customer Service. Udah di Customer Service di Jogja,” tuturnya. Ia berharap proses rekrutmen bagi penyandang disabilitas dapat semakin terbuka. “Semoga dipermudah rekrutmennya. Awalnya PHK Oktober 2025. Perusahaan mengurangi pegawai. Ini mau nyari kerja di Solo,” jelasnya. Harapan serupa disampaikan Ika Widyasari (34). Lulusan D3 Manajemen itu berharap perusahaan dapat lebih memahami kemampuan dan kebutuhan pekerja difabel. “Yang sesuai pengalaman tapi juga tidak menuntut cepat-cepat. Yang pengen didapat yang bisa menerima difabel yang bisa mengerti difabel kan kemampuannya sendiri-sendiri,” jelasnya. Demi Mimpi Umrahkan Orang Tua Di antara ratusan peserta Career Expo, Nur Hidayat (37) menjadi sosok yang menarik perhatian. Pria difabel yang sehari-hari berjualan tisu di pinggir jalan itu datang membawa harapan besar mendapatkan pekerjaan tetap. “Kepengen umrohin orang tua. Insyaallah kalau bisa,” ungkapnya. Selama ini Nur bertahan hidup dari hasil berjualan tisu dengan pendapatan yang tidak menentu. “Selama itu jualan tisu di pinggir jalan. Kadang-kadang habis kadang-kadang enggak. Sehari 40 ribu,” tuturnya. Selain ingin memberangkatkan kedua orang tuanya ke Tanah Suci, ia juga ingin membantu pendidikan adiknya. “Pengennya banggain orang tua punya penghasilan juga. Mau nguliahin adek. Adek umur 20 udah kerja,” katanya.

solo solo raya

Indonesia En İyi Haber & Politika YouTube Kanallarını Gör

Bu kanalı Indonesia içindeki önde gelen Haber & Politika içerik üreticileriyle karşılaştır.

Sıralama: IndonesiaKategori: Haber & PolitikaKategori Odağı: 99%
Sıralamayı Aç

Tribun Solo Official Channel Snapshot

Score: 4.6/10

A high-level snapshot of content cadence, library size, and consistency derived from this channel's recent uploads.

Overall Score
4.6
Consistency
95%
Cadence
2-3/wk
Library
50

Growth Potential

5.5/10

Library of 50 videos with ~5.8K avg views per upload. Combined size + reach signal suggests steady building.

Audience Engagement

1.4/10

Avg engagement rate of 0.84% (likes + comments / views) across 50 videos. Below the ~3% industry baseline; community-building plays could lift this.

Niche Specialization

7/10

58% of recent videos cluster in Society. Moderate focus — could tighten the niche for more compounding.

Suggested Actions

Recommendations grouped by typical impact for channels at this stage

  1. 1
    Increase upload frequency to 2-3 videos per week
    High ImpactCadence
  2. 2
    Focus on SEO optimization for better discoverability
    High ImpactSEO
  3. 3
    Analyze top-performing content for pattern replication
    MediumStrategy
  4. 4
    Increase community engagement through comments and polls
    MediumEngagement

Frequently Asked Questions About Tribun Solo Official

Data Source & Accuracy

Source: YouTube Data API v3
Accuracy: Real-time statistics from official YouTube API
Data is updated hourly and sourced directly from official APIs to ensure accuracy and reliability.

Data from YouTube Data API v3 • Updated hourly • Last updated: 06:44 PM