KOMPASTV DEWATA

KOMPASTV DEWATA

ID
@kompastvdewata
People & Blogs
22.2K
Video Count
78.1M
Video View
251.0K
Subscriber
#4,362
Indonesia Rank
#103,356
Global Rank
KOMPASTV DEWATA YouTube channel subscribers:251,000- Seelive statisticsand growth insights below.

KOMPASTV DEWATA YouTube Statistics & Analytics

Subscribers
251.0K
Total Views
78.1M
Videos
22.2K
Activity
Unknown

KOMPASTV DEWATA Content Analysis

Content Type Distribution

Long videosLong
68%
791 videos
ShortsShorts
32%
379 videos

āš–ļø This channel maintains a balanced mix of Shorts and Long videos for diverse audience engagement.

Content Categories

Primary CategoryNews & Politics
100%
News & Politics
1170(100%)

šŸŽÆ Primary focus: News & Politics with 1170 videos (100% of categorized content).

Latest Video

Long video
Polemik BBM, Rupiah Melemah hingga MBG, Saatnya Pemerintah Dengar Suara Rakyat!
9:22
New

Polemik BBM, Rupiah Melemah hingga MBG, Saatnya Pemerintah Dengar Suara Rakyat!

89
Views
3
Likes
3 days ago
Published

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green memicu gelombang unjuk rasa di sejumlah daerah. Massa mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM serta menuntut perbaikan ekonomi. Mereka juga menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah dan menilai sejumlah kebijakan pemerintah justru menjadi penyebab ekonomi Indonesia bermasalah, terutama soal MBG. Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 pada 10 Juni lalu mengejutkan masyarakat. Banyaknya masyarakat yang beralih ke Pertalite membuat sejumlah SPBU di Jakarta kehabisan stok BBM. Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan keputusan menaikkan harga harus dilakukan karena mengacu pada mekanisme pasar. Menurutnya, perubahan harga saat ini masih mempertimbangkan daya beli masyarakat. Ketua Komisi XI DPR, Muhamad Misbakhun menilai kenaikan harga Pertamax akan memberikan tekanan terhadap inflasi. Untuk itu, berbagai opsi stimulus dan insentif saat ini sedang dibahas untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan. Menkeu Purbaya mengakui kenaikan Pertamax berpotensi mendorong sebagian masyarakat beralih ke Pertalite. Namun, pemerintah belum menghitung besaran perpindahan konsumsi BBM tersebut maupun dampaknya terhadap beban subsidi energi dalam APBN. Di sisi lain, Purbaya menilai kenaikan harga Pertamax tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap inflasi nasional. Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah tengah mengkaji sejumlah skema bantuan sebelum kembali berkoordinasi dengan Pertamina. Kemenkeu sebagai penanggung jawab fiskal dan BI sebagai pengendali moneter sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi guna menjaga nilai tukar rupiah dan angka pertumbuhan ekonomi. Pemerintah, BI, maupun DPR mau mendengar masukan dari banyak pihak. Koordinasi dan komunikasi yang baik antarlembaga ini memang diperlukan di saat negara kita menghadapi situasi yang tidak mudah akibat kondisi geopolitik yang tidak menentu. Terima kasih sudah menonton! Jangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru. šŸ”” Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! šŸ”” KompasTV Dewata Official Channel. Inspirasi Bali. Berita Terpercaya. Tonton Kami Langsung di TV: Setiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA Jelajahi Konten Kami: šŸŽ„ VIDEO TERBARU: https://www.youtube.com/channel/UCUVrUZlvvm3WJ_Vz4VsOMEw/videos āœ… SUBSCRIBE SEKARANG: https://www.youtube.com/channel/UCUVrUZlvvm3WJ_Vz4VsOMEw?sub_confirmation=1 Ikuti Kami di Media Sosial: Facebook: https://www.facebook.com/Kompastvdewata/ Instagram: https://www.instagram.com/kompastvbalidewata/

kompas dewata television

Indonesia En İyi Haber & Politika YouTube Kanallarını Gƶr

Bu kanalı Indonesia içindeki önde gelen Haber & Politika içerik üreticileriyle karşılaştır.

Sıralama: IndonesiaKategori: Haber & PolitikaKategori Odağı: 100%
Sıralamayı AƧ

KOMPASTV DEWATA Channel Snapshot

Score: 4.4/10

A high-level snapshot of content cadence, library size, and consistency derived from this channel's recent uploads.

Overall Score
4.4
Consistency
95%
Cadence
2-3/wk
Library
50

Growth Potential

4.6/10

Library of 50 videos with ~909 avg views per upload. Combined size + reach signal suggests steady building.

Audience Engagement

3.1/10

Avg engagement rate of 1.87% (likes + comments / views) across 50 videos. Below the ~3% industry baseline; community-building plays could lift this.

Niche Specialization

5.6/10

53% of recent videos cluster in Society. Moderate focus — could tighten the niche for more compounding.

Suggested Actions

Recommendations grouped by typical impact for channels at this stage

  1. 1
    Increase upload frequency to 2-3 videos per week
    High ImpactCadence
  2. 2
    Focus on SEO optimization for better discoverability
    High ImpactSEO
  3. 3
    Analyze top-performing content for pattern replication
    MediumStrategy
  4. 4
    Increase community engagement through comments and polls
    MediumEngagement

Frequently Asked Questions About KOMPASTV DEWATA

Data Source & Accuracy

Source: YouTube Data API v3
Accuracy: Real-time statistics from official YouTube API
Data is updated hourly and sourced directly from official APIs to ensure accuracy and reliability.

Data from YouTube Data API v3 • Updated hourly • Last updated: 11:28 AM