Baitul Maqdis Channel

Baitul Maqdis Channel

ID
@baitulmaqdischannel
People & Blogs
711
Video Count
50.2M
Video View
290.0K
Subscriber
#4,159
Indonesia Rank
#97,394
Global Rank
Baitul Maqdis Channel YouTube channel subscribers:290,000- Seelive statisticsand growth insights below.

Baitul Maqdis Channel YouTube Statistics & Analytics

Subscribers
290.0K
Total Views
50.2M
Videos
711
Activity
Unknown

Baitul Maqdis Channel Content Analysis

Content Type Distribution

Long videosLong
15%
33 videos
ShortsShorts
85%
193 videos

🎬 This channel focuses primarily on short-form content (Shorts). Quick, engaging clips are the primary strategy.

Content Categories

Primary CategoryEducation
43%
Education
97(43%)
People & Blogs
94(42%)
Nonprofits & Activism
35(15%)

🎯 Primary focus: Education with 97 videos (43% of categorized content).

Latest Video

Long video
Allah ga pernah niggalin aku
1:07
New

Allah ga pernah niggalin aku

837
Views
10
Likes
6 days ago
Published

Di video kali ini, kami menghadirkan kisah perjalanan hidup Ibu Eti Tresia, seorang mualaf asal Bogor yang mengucapkan syahadat pada tahun 2001 di Masjid Raya Bogor, dibimbing oleh Kojimi dari MCIP. Sebelum memeluk Islam, Ibu Eti adalah seorang Kristen Pantekosta yang aktif. Bukan sekadar “Kristen KTP”, ia bahkan menjadi fasilitator dalam kebaktian kecil di rumah-rumah—memimpin sharing dan membacakan firman. Namun, dalam perjalanan hidupnya, ada rasa yang sulit dijelaskan: sebuah kegelisahan yang perlahan berubah menjadi panggilan. Perjalanan itu dimulai dari mimpi yang berulang: ruangan kosong dengan tulisan “Muhammad…” dan sebuah buku hijau yang terbuka memperlihatkan tulisan Arab. Ibu Eti sempat mengabaikannya, tetap menjalani rutinitas ibadah seperti biasa. Sampai suatu hari, momen sederhana—memakai hijab hijau hanya untuk kebutuhan video kegiatan kelurahan—justru meninggalkan kesan yang kuat: rasa adem, tenang, dan nyaman yang tidak ia sangka. Ujian hidup datang bertubi-tubi. Rumah tangga yang retak, perpisahan, hidup sendiri, hingga penolakan dari keluarga dan anak-anak. Bahkan setelah bersyahadat, Ibu Eti harus merasakan masa-masa paling sunyi: anak-anak yang menjauh, dukungan yang berhenti, dan kesulitan ekonomi yang membuatnya hampir tidak tahu harus bertahan bagaimana. Namun di titik terendah itu, Ibu Eti memilih untuk mengadu kepada Allah. Dengan doa, zikir sederhana, dan usaha belajar dari nol—mulai dari wudhu, hafalan surat pendek, hingga belajar shalat dan Iqra—ia perlahan bangkit. Salah satu pertolongan yang paling ia rasakan adalah ketika Allah tidak menjawab dengan uang, melainkan memberi jalan keluar yang lebih tepat: tempat tinggal yang lebih murah dan jauh lebih meringankan hidupnya. Yang paling menguras hati adalah ujian bersama anak-anak. Tapi Ibu Eti tidak memaksa. Ia memilih diam, bersabar, dan terus mendoakan. Hingga akhirnya, satu demi satu keadaan berubah. Bahkan dua anaknya kemudian mengikuti jejaknya: bersyahadat dan memeluk Islam. Di akhir obrolan, Ibu Eti menyampaikan pesan yang menenangkan untuk siapa pun yang sedang diuji—khususnya para mualaf yang merasa sendirian: Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya. Tetap jaga shalat lima waktu, terus berprasangka baik, dan jangan berhenti mengetuk pintu doa. Semoga kisah ini menjadi penguat, menjadi pengingat, dan menjadi inspirasi bagi kita semua. https://youtu.be/nHRL3xEGQyw #KisahMualaf #CeritaMualaf #PerjalananMualaf #MualafIndonesia #KisahHijrah #HidayahAllah #CeritaHijrah #MualafWanita #KisahNyata #KisahInspiratif #PerjuanganMualaf #UjianIman #MasukIslam #Syahadat #BelajarIslam #HijrahMenujuIslam #KisahHaru #IslamRahmatanLilAlamin #DakwahIslam #InspirasiIslam Salurkan Donasi Anda Ke Rekening BSI No. 7200-7100-15 atas Nama YAYASAN BAITUL MAQDIS. informasi dan konfirmasi 0821-3331-7710 Dilarang Menggunakan Konten Tanpa IZIN/ Persetujuan dari Pihak Kami ==================== Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan: https://www.youtube.com/channel/UCjizdlDRUr0yWAFy5atoXew/join ======================= Disclaimer: Seluruh Tayangan dalam Channel ini semata kami sajikan untuk memberikan Edukasi dan informasi kepada Ummat Muslim agar bisa mengambil Hikmah dan menambah semangat dalam medekatkan diri kepada Allah. Tidak ada maksud untuk menyudutkan pihak tertentu. Kebenaran hanya Milik Allah. ================== Follow juga media Sosial Kami Halaman Facebook: https://www.facebook.com/baitulmaqdispusat WEB: https://baitulmaqdis.com INSTAGRAM: https://www.instagram.com/yayasanbaitulmaqdisofficial/ TIKTOK: https://www.tiktok.com/@yayasanbaitulmaqdis?is_from_webapp=1&sender_device=pc ============================= Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan: https://www.youtube.com/channel/UCjizdlDRUr0yWAFy5atoXew/join

kisah mualaf cerita mualaf kisah mualaf Indonesia

See Top YouTube Channels in Indonesia

Jump to the full Indonesia ranking and compare this channel with the country leaders.

Ranking: Indonesia
Open ranking

Baitul Maqdis Channel Channel Snapshot

Score: 5.1/10

A high-level snapshot of content cadence, library size, and consistency derived from this channel's recent uploads.

Overall Score
5.1
Consistency
95%
Cadence
2-3/wk
Library
50

Growth Potential

5.2/10

Library of 50 videos with ~3.0K avg views per upload. Combined size + reach signal suggests steady building.

Audience Engagement

3.2/10

Avg engagement rate of 1.89% (likes + comments / views) across 50 videos. Below the ~3% industry baseline; community-building plays could lift this.

Niche Specialization

7/10

58% of recent videos cluster in Religion. Moderate focus — could tighten the niche for more compounding.

Suggested Actions

Recommendations grouped by typical impact for channels at this stage

  1. 1
    Increase upload frequency to 2-3 videos per week
    High ImpactCadence
  2. 2
    Focus on SEO optimization for better discoverability
    High ImpactSEO
  3. 3
    Analyze top-performing content for pattern replication
    MediumStrategy
  4. 4
    Increase community engagement through comments and polls
    MediumEngagement

Frequently Asked Questions About Baitul Maqdis Channel

Data Source & Accuracy

Source: YouTube Data API v3
Accuracy: Real-time statistics from official YouTube API
Data is updated hourly and sourced directly from official APIs to ensure accuracy and reliability.

Data from YouTube Data API v3 • Updated hourly • Last updated: 11:30 AM