Harapan Rakyat

Harapan Rakyat

ID
@harapanrakyatcom
People & Blogs
23.7K
Video Count
26.9M
Video View
62.7K
Subscriber
#6,192
Indonesia Rank
#161,467
Global Rank
Harapan Rakyat YouTube channel subscribers:62,700- Seelive statisticsand growth insights below.

Harapan Rakyat YouTube Statistics & Analytics

Subscribers
62.7K
Total Views
26.9M
Videos
23.7K
Activity
Unknown

Harapan Rakyat Content Analysis

Content Type Distribution

Long videosLong
34%
563 videos
ShortsShorts
66%
1070 videos

🎬 This channel focuses primarily on short-form content (Shorts). Quick, engaging clips are the primary strategy.

Content Categories

Primary CategoryNews & Politics
88%
News & Politics
1435(88%)
Sports
152(9%)
Entertainment
46(3%)

🎯 Primary focus: News & Politics with 1435 videos (88% of categorized content).

Latest Video

Long video
Perceraian di Kota Bandung Tembus 4.175 Kasus, Masalah Ekonomi dan Pihak Ketiga Jadi Pemicu
1:31
New

Perceraian di Kota Bandung Tembus 4.175 Kasus, Masalah Ekonomi dan Pihak Ketiga Jadi Pemicu

272
Views
3
Likes
4 days ago
Published

Kota Kembang yang dikenal romantis kini tengah dirundung pilu oleh ribuan rumah tangga yang kandas di tengah jalan. Berdasarkan data terbaru, Pengadilan Agama (PA) Kota Bandung mencatat sebanyak 4.175 kasus perceraian telah terdaftar sepanjang periode Januari hingga awal Juli 2026. Angka ini mendominasi dari total 4.958 perkara hukum yang masuk ke PA Bandung, yang juga mencakup sengketa waris dan perwalian. Panitera PA Bandung, Dede Supriadi, menjelaskan bahwa pemicu utama dari runtuhnya keharmonisan keluarga di Bandung adalah persoalan ekonomi dan hadirnya pihak ketiga atau perselingkuhan. Sementara itu, faktor kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tercatat hanya berjumlah sedikit. Hingga saat ini, majelis hakim telah berhasil memutus 4.692 perkara, termasuk akumulasi beban kasus dari tahun sebelumnya. Dalam prosesnya, pengadilan wajib mengedepankan prosedur mediasi dengan menunjuk mediator untuk mengupayakan perdamaian sebelum melanjutkan ke pemeriksaan pokok perkara. Meski angka perceraian tinggi, upaya mediasi ini terkadang membuahkan hasil di mana beberapa penggugat memilih untuk rujuk kembali dan mencabut laporannya. Editor: Diah Teks: Ringkasan AI Vo: AI #bandung #beritabandung #infobandung #infojawabarat #beritajawabarat #kabarjawabarat #harapanrakyat #harapanrakyatonline

Angka Perceraian Bandung Kota Kembang Pilu Pengadilan Agama Bandung

Ver os Melhores Canais de Notícias e Política do YouTube no(a) Indonesia

Compare este canal com os principais criadores de Notícias e Política no(a) Indonesia.

Ranking: IndonesiaCategoria: Notícias e PolíticaFoco da Categoria: 88%
Abrir Ranking

Harapan Rakyat Channel Snapshot

Score: 5.2/10

A high-level snapshot of content cadence, library size, and consistency derived from this channel's recent uploads.

Overall Score
5.2
Consistency
95%
Cadence
2-3/wk
Library
50

Growth Potential

4.4/10

Library of 50 videos with ~743 avg views per upload. Combined size + reach signal suggests steady building.

Audience Engagement

2.1/10

Avg engagement rate of 1.24% (likes + comments / views) across 50 videos. Below the ~3% industry baseline; community-building plays could lift this.

Niche Specialization

9/10

66% of recent videos cluster in Society. Moderate focus — could tighten the niche for more compounding.

Suggested Actions

Recommendations grouped by typical impact for channels at this stage

  1. 1
    Increase upload frequency to 2-3 videos per week
    High ImpactCadence
  2. 2
    Focus on SEO optimization for better discoverability
    High ImpactSEO
  3. 3
    Analyze top-performing content for pattern replication
    MediumStrategy
  4. 4
    Increase community engagement through comments and polls
    MediumEngagement

Frequently Asked Questions About Harapan Rakyat

Data Source & Accuracy

Source: YouTube Data API v3
Accuracy: Real-time statistics from official YouTube API
Data is updated hourly and sourced directly from official APIs to ensure accuracy and reliability.

Data from YouTube Data API v3 • Updated hourly • Last updated: 05:22 AM